Tentang Kami

Mengenal lebih dekat visi, misi, sejarah, serta pilar perjuangan sosial keagamaan Yayasan Padepokan Fatwa Kehidupan.

Sejarah & Pengabdian

Menebar Kebaikan, Merawat Kehidupan Sejak Awal Berdiri

Didirikan dengan semangat kekeluargaan dan pengabdian spiritual, Yayasan Padepokan Fatwa Kehidupan hadir sebagai wadah pembinaan diri, beasiswa pendidikan, penyaluran zakat produktif, dan aksi tanggap kemanusiaan bagi masyarakat luas. Kami percaya bahwa kebaikan sekecil apa pun jika dikelola secara amanah, transparan, dan profesional akan membuahkan berkah sosial yang berlipat ganda untuk menolong mereka yang membutuhkan pertolongan.
Abah Guru Syekh Muhammad Zuhri

Guru Utama

Pembimbing Spiritual Kami

Abah Guru Syekh Muhammad Zuhri

Beliau merupakan pendiri sekaligus pembimbing spiritual utama dari gerakan dakwah Fatwa Kehidupan. Sejak tahun 2012, Abah Guru aktif menyebarkan syiar Islam dan pesan kedamaian melalui media sosial serta berbagai forum kajian keagamaan yang diikuti oleh ratusan ribu jamaah dan santri di berbagai penjuru nusantara.
Struktur Organisasi

Pengurus Yayasan Padepokan Fatwa Kehidupan

Pilar tata kelola organisasi yang transparan, amanah, dan terstruktur untuk kelancaran dakwah serta program kemanusiaan.

Dewan Pembina

Abah Guru Syekh Muhammad Zuhri

Abah Guru Syekh Muhammad Zuhri

Pendiri & Pembina Utama

AM

Dr. H. Ahmad Mustofa, M.A.

Dewan Pembina

Dewan Penasihat

SB

K.H. Syarifuddin al-Bantani

Ketua Dewan Penasihat

MF

H. Muhammad Farhan

Anggota Dewan Penasihat

Pimpinan (Ketua & Wakil Ketua)

AF

Letnan Ahmad Fatih Basitul 'Ulum

Ketua Yayasan

IA

Letnan Ibnu Athoilah

Wakil Ketua

Sekretariat (Sekretaris 1 & Sekretaris 2)

MR

M. Ridwan, S.Pd.

Sekretaris 1

SA

Hj. Siti Aminah

Sekretaris 2

Bidang Kerohanian

AF

Letnan Ahmad Fatih Basitul 'Ulum

Bidang Kerohanian

IA

Letnan Ibnu Athoilah

Bidang Kerohanian

MA

Letnan Muiz Abdulism

Bidang Kerohanian

Tiga Pilar Manusia

Integrasi Berpikir & Bertindak (Zuhri Formalism)

Data (Empiris & Fakta)

Membumi dengan kenyataan objektif, mengenali tatanan dan situasi lapangan apa adanya berdasarkan fakta nyata untuk menyusun langkah aksi dakwah dan pemberdayaan sosial secara presisi.

Logika (Akal & Rasio)

Menyusun sebab-akibat secara jernih and rasional. Merencanakan program kerja secara terstruktur ilmiah demi mewujudkan pengelolaan yayasan yang transparan, profesional, dan akuntabel.

Intuisi (Rasa & Mata Batin)

Penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) untuk memelihara keikhlasan hati, memfungsikan radar spiritual agar setiap keputusan dan langkah pengabdian senantiasa dalam tuntunan petunjuk Ilahi.